balapan bus, gak mau kalah sma motoGP :D
senja di Waduk Wadaslintang
narsis di Gapura Dieng Plateau
Setelah sebelumnya posting report tentang perjalanan ke Dieng sekarang report kedua dari perjalanan ke Dieng kita coba bahas tentang konsumsi bahan bakar motor dan biaya yang kita keluarkan ketika jalan-jalan ke Dieng, buat kira-kira butuh dana berapa kalo mau kesana tik-tok,,
Motor yang kita pakai kemarin adalah Honda Supra X (Arief H), Honda Absolute Revo (Kucluk), Suzuki Spin (Akhmad), dan Suzuki Skydrive (saya).. Sebenarnya awalnya saya berharap Ari juga bawa Honda Beat biar tahu seberapa beda antara matic Honda sama matic Suzuki.
Berangkat dari Prembun semua motor di isi fulltank di pom bensin Rami. Jarak dari Prembun ke Wonosobo berapa kilometer kurang bisa saya patikan tapi jika dilihat dari jumlah bensin yang berkurang di motor saya pribadi sepertinya sekitar 70km karena di Wonosobo duo matic Suzuki sudah kehilangan bensin setengah tanki. Di Wonosobo kami putuskan untuk mengisi penuh kembali duo matic dan habis uang rp9000.
Perjalanan kami lanjutkan menuju daerah Wonosobo yang lebih menanjak dari sebelumnya. Berdasarkan papan penunjuk jalan, jarak Wonosobo sampai Dieng seharusnya hanya sekitar 26km, jadi sampai di sana kami tidak perlu isi bensin untuk berkeliling karena bensin diperkirakan masih mencukupi.
Setelah cukup pusing berkeliling dan memutuskan untuk pulang, kami memutuskan untuk mengisi bensin kembali di pom bensin dekat pintu masuk candi. Duo matic Suzuki kembali mengisi bensin kurang dari rp8000 yang artinya baru habis setengah tanki tapi koq rasanya kita belum jalan sejauh itu ya? Akan tetapi entahlah, karena memang awalnya tidak ada tujuan untuk menghitung konsumsi bensin tiap-tiap motor jadi kami kurang perhatian dengan hal itu. Yang bener-bener membuat saya kaget adalah pengisian bensin Absolute Revo yang hanya rp11000.. Walaupun emang sebenarnya cuma beda satu liter dari duo matic tapi koq jadi berasa irit banget ya???hehehe Yang terakhir adalah pengisian Supra X, tidak diisi full tetapi hanya diisi sebesar rp5000.
Turun gununglah setelah itu,,tadinya saya pikir sampe Wonosobo pasti akan minta isi lagi ni duo matic,, ternyata tidak dan indikator penunjuk bensin hanya bergerak sedikit dari posisi full. Mungkin karna jalanan yang terus menurun ya? jadi tidak perlu betot-betot gas udah bisa jalan,,,
Lanjut balik ke Prembun melewati rute Wonosobo-Wadaslintang. Lagi-lagi jalanan yang dilalui penuh dengan turunan dengan ada sedikit tanjakan, tidak seperti dari Dieng Wonosobo yang boleh dibilang hanya turunan atau jalan datar yang ditemui. Sampai di Prembun, indikator bensin duo matic menunjukkan bahwa bensin telah berkurang setengah tanki atau sekitar 2 liter. Tapi mangstabnya adalah pada Absolute revo, indikator ga jauh-jauh dari full.. MANGSTAB!!!
Berikutnya HTM area wisata di daerah Dieng,, Sesuai dengan report sebelumnya, area yang telah kami datangi adalah Kawah Sikidang, dan candi-candi kecil di sekitarnya dengan satu tiket masuk senilai rp6000 dan parkir untuk sekali parkir adalah rp2000, harga tiket masuk untuk museum adalah rp2000. Jadi untuk area tersebut membutuhkan biaya sekitar rp16000. Untuk Telaga Cebong tidak dipungut biaya,,
sedangkan Telaga Warna, air terjun, Kawah Sileri, dan objek yang lain kita anggap saja dengan HTM sekitar rp5000 per area, karena kami tidak sempat mampir ke sana. Next time harus menyempatkan mampir ni. :)
Biaya makan siang di sekitar pasar dekat pertigaan yang ada peta Dieng adalah rp6500 dengan sajian nasi anget, 3 macam sayur, ikan bandeng, gorangan, teh anget. Dan makan malam, kita anggap sudah sampai rumah dan makan dirumah.
Dengan perhitungan seperti di atas sebenarnya jika kita menggunakan motor matic dari Prembun/Kutowinangun kita tidak butuh dana yang terlalu besar untuk jalan-jalan ke Dieng apalagi untuk yang memang benar-benar hanya ingin menikmati perjalanan, cukup uang bensin rp15000 sebelum berangkat trus rp9000 di Wonosobo, sebenarnya untuk pulang tidak diisi lagi pun cukup sampai, tapi untuk lebih tenangnya siapkan uang lebih rp8000. Dan kalo ingin masuk ke salah satu tempat wisata, telaga atau yang lain siapkan uang lebih rp10000 lagi. Setelah dihitung tidak sampai rp50000 sudah bisa jalan-jalan ke Dieng... MANGSTAB!!!
Kalau menggunakan motor yang seirit Abs revo di atas kita cukup sedia uang rp20000.. :thumbup:
Kalo ada uang rp50000 sudah termasuk sama makan,,,wakakakakaka
Mungkin untuk orang yang kurang bisa menikmati naik motor dan sekedar ingin tahu seperti apa siapkan saja rp300000 saya rasa cukup untuk menginap berdua dan makan,,,
Hanya saja saya pribadi kalau mau jalan-jalan rasanya kurang tenang kalau membawa uang hanya pas-pasan, jadi saran saya bawalah rp200000 ato rp300000 biar ayem ini ati...:)
Dan,,, Menurut saya enakan pake matic daripada pake bebek manual...:) blum tau kalo pake motor sport.. karna tinggal betot gas aja dan ga perlu sesuain gear postion yang pas buat nanjak kaya bebek sekarang.. matic??? :thumbup:
Matic dalam pembandingan konsumsi bensin seperti yang telah saya tuliskan di atas, adalah matic Suzuki,, kalo katanya perbandingan penggunaan bensin antara matic-matic yang ada dari yang paling irit ke boros adalah:
1. matic Honda
2. matic Suzuki
3. matic Yamaha
Mungkin ini yang bisa saya cerita tentang biaya jalan-jalan ke Dieng.. :)
Anda tertarik??? MANGSTAB!!! :thumbup:
thanks buat Akhmad, Anjan, Ari, Arief W dan Arief H, Kucluk,,, :shakehand:
bahan bakar yang kami gunakan di sini adalah:
1. Spin, duo AHM --> premium murni
2. SkyDrive --> premium+benzobak/petroltank







