Berawal dari ajakan Om Reza buat jalan-jalan ke Danau Ranau (katanya mau survey buat acara Gathering Nusantaride) akhirnya tanggal 21 Februari 2012 bersiap menuju Lampung.
__
21 Januari 2012
Janjian dengan Om Reza di Giant Melati Mas Residence sekitar pukul 05.00 wib tapi akhirnya jadi molor sampai pukul 06.00 wib karena saya bangun kesiangan :D *maaf om :)
Lanjut langsung menuju Merak, jalurnya bener saya gak ngerti cuma ngikutin apa kata GPS-nya Om Reza :D Perjalanan dari Serpong menuju Merak cukup lancar walaupun beberapa kali ketemu dengan kemacetan pasar khas suasana pagi hari, dan ada satu hal yang saya merasa “salut” pengendara sepeda motor di beberapa daerah yang dilewati menuju arah Merak adalah kelakuan mereka kaya punya nyawa 9. :P
Sekitar pukul 08.50 – kami sampai di Pelabuhan Merak, setalah membayar biaya kapal senilai rp32.500 kami langsung naik ke Kapal Dharma Ferri iX di Dermaga V. Ternyata kapal sedang mengisi bahan bakar proses tunggu menunggu hampir 1 (satu) jam baru kapal berangkat (X_X) untung ruangan di dalam kapal AC.
Setelah selama kurang lebih 2 pukul terombang-ambing di lautan selat Sunda akhirnya pukul 11.45 kami menyentuh tanah Sumatera *akhirnya bisa juga sampai pulau sebelah :P (maklumlah baru pertama :D ). Request pertama kepada Om Reza setelah sampai pelabuhan adalah makan karena dari pagi saya belum sarapan, roti yang sudah dibeli pun gak dibawa, dan di kapal cuma makan pop mie yang mahal ampun. (X_X) Kami makan siang di warung makan bernama “Mbo’ Tumpoex”
yang masih berada di sekitaran wilayah Bakauheni (kalo kata ibu-ibu warungnya si daerah Way Apus, CMIIW) – lokasinya di seberang kantor cabang unit pembanti BRI unit Bakauheni). Sambil makan, Om Reza coba menghubungi Om Andre namun beliau sepertinya sedang sibuk dan akhirnya kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandar Lampung.
Sebelum memasuki Bandar Lampung kami sempat beristirahat di Pom Bensin 24.354.60.24, disana sempat bertemu dengan pengendara motor dari Depok (kalo ndak salah si) yang hendak menuju Bandar Lampung.
Puas beristirahat dan ngobrol perjalanan kami lanjutkan menuju daerah Bandar Lampung. Perjalanan sampai saat itu lancar jaya, dan jalanan cenderung kosong sehingga saya cukup kewalahan ngejar-ngejar “Silvester” *kata Om Reza masih nyantai*. Sekitar pukul 16.00 kami mampir di Alfamart A. Yani di daerah Pringsewu untuk melepas dahaga dan melemaskan badan sambil memperkirakan kira-kira pukul brapa kami akan mencapai Danau Ranau. Tak selang berapa lama perjalanan kami lanjutkan, dan kembali beristirahat di sebuah jembatan di wilayah Tanggamus sambil berfoto ria :)
Rute perjalanan selanjutnya akan memasuki daerah Sedayu dan Kawasan Bukit Barisan yang penuh dengan jalan berkelok tetapi pemandangan yang ada membuat kita terbelalak *jiah,,lama ndak denger kata-kata ini :P * tapi keadaan jalanan dan lobangnya juga maknyus :D
Sekitar waktu maghrib kami sampai di daerah Bengkunat dan memutuskan untuk beristirahat di salah satu warung yang ternyata di sana sedang beristirahat rekan-rekan dari HTML Depok *sama-sama dari Jakarta ketemunya malah di Lampung* wakakaka,, Om reza sempat melakukan rechecking terhadap motor beliau dan ternyata terjadi sedikit “masalah” di peninggi shock belakang yang lepas dari pegasnya. Masalah ternyata masih bisa diselesaikan oleh Om Reza *tau dah ni kalo saya yang begini, nginep di warung ntu kali :D *
Setelah ritual beberes shock belakang terselesaikan, ngobrol-ngobrol dan ngopi-ngopi bareng rekan-rekan HTML Depok menawarkan untuk melanjutkan perjalanan bersama karena tujuan kami yang sama yakni Danau Ranau.
Lebih kurang pukul 08.00 perjalanan kami lanjutkan mengikuti ritme dan route yang telah direncanakan rekan-rekan HTML Depok. Beberapa saat riding sampailah kami di pom bensin yang ternyata telah menanti sist Bibin, seorang Lady Biker HTML. Pertama saya pikir yang jemput rombongan suaminya, secara tigernya segedhe gaban+full box, eh ternyata riding sendirian beliaunya. :MATABELO:
Perjalanan lanjut dengan voojrider sist Bibin yang beliau bilang mau pelan-pelan, dan hasilnya saya keteteran ama kecepatan dan lobang-lobang dijalanannya.. *begini dibilang pelan,, :tepokjidat
Istirahat lagi di kediaman sist Bibin, menikmati makan malam dan segelas teh hangat, sambil bercanda cukup mengembalikan semangat dari kengantukan yang mulai melanda. Kami lanjut diantar ke Liwa…
Memasuki Liwa rombongan disalip beberapa rider, yang awalnya saya berpikir “kenceng-kenceng” bener ini rider, ternyata eh ternyata mereka rekan-rekan HTLC (Honda Tiger Lambar Community) yang telah menunggu dari siang. Minuman hangat di Liwa itu berasa macam obor dikegelapan, uenak tenan,, (y)
Lepas bercengkrama bersama dan menghangatkan diri, rekan-rekan HTLC mengantarkan menuju Danau Ranau. Sampai di ranau sekitar pukul 01.15WIB - 22 Januari 2012
Lanjut,,, Tidoooor,,, :P
__