Rabu, 22 Februari 2012

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2012

Walaupun agak terlambat coba posting tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2012. Sedikit share buat rekan-rekan yang senang jalan-jalan atau mau pulang kampung, biar bisa cari tiket yang muer dan gak kehabisan :)

Dasar postingan SKB bernomor 7 Tahun 2011, No 04/MEN/VII/2011 dan No SKB/03/M.PAn-rb/07/2011 ditandatangani oleh Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaa.

Libur nasional ada14 hari tapi lima diantaranya hari Minggu,huhu... Cuti bersama ada lima hari juga. Sumonggo langsung dicekidot saja.

1 Januari (Minggu, Tahun Baru Masehi)
23 Januari (Senin, Tahun Baru Imlek 2563)
5 Februari (Minggu, Maulid Nabi Muhammad SAW)
23 Maret (Jumat, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1934)
6 April (Jumat, Wafat Yesus Kristus)
6 Mei (Minggu, Hari Raya Waisak 2556)
17 Mei (Kamis, Kenaikan Yesus Kristus)
18 Mei (Jumat, dikaitkan dengan Kenaikan Yesus Kristus) - CUTI BERSAMA
17 Juni (Minggu, Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW)
17 Agustus (Jumat, Hari Kemerdekaan RI)
19-20 Agustus (Minggu-Senin, Idul Fitri 1433 H)
21-22 Agustus (Selasa-Rabu, dikaitkan dengan Idul Fitri) - CUTI BERSAMA
26 Oktober (Jumat, Idul Adha 1433 H)
15 November (Kamis, Tahun Baru 1434 H)
16 November (Jumat, dikaitkan dengan Tahun Baru 1434 H)
24 Desember (Senin, dikaitkan dengan Hari Natal) - CUTI BERSAMA
25 Desember (Selasa, Hari Natal)

Sekian informasi yang saya dapatkan. Apabila ada rekan-rekan yang memiliki informasi yang lebih baru tentang hal ini, ditunggu share-nya :)


*taken from Kemenkokesra




Selasa, 21 Februari 2012

Dream Theater - This Is The Life

In the heart of your most solemn barren night
When your soul's turned inside out
Have you questioned all the madness you invite
What your life is all about

Some of us choose to live gracefully
Some can get caught in the maze
And lose their way home
This is the life we belong to
Our gift divine

Have you ever wished that you were someone else
Traded places in your mind
It's only a waste of your time

Some of us choose to live gracefully
Some can get caught in the maze
And lose their way home
This is the life we belong to
Our gift divine


Feed the illusion you dream about
Cast out the monsters inside

Life begins with an empty slate
Fragile left in the hands of fate
Driven by love and crushed by hate
Until the day
The gift is gone
And shadows remain

Some of us choose to live gracefully
Some can get caught in the maze
And lose their way home
Memories will fade
Time races on What will they say
After you're gone
This is the life we belong to
Our gift divine
Our gift divine

Senin, 20 Februari 2012

RR - Akhirnya Sawarna

bukan iklan partai :P
Sawarna,,, Sawarna,,, entah sudah dari kapan ngidam ke Sawarna, tiap baca RR yang main ke Sawarna pengin ke sana bawaannya. Akhir bulan lalu temen ada yang ngajak jalan-jalan, dan saya bilang, “Sawarna gimana?” dan dia setuju.  Obrol punya obrol ada tawaran ngikut ke Majalengka bareng Om Ija+Om Agus tapi ngeliat persiapan Om Ija yang sampe ganti ban ke SB117 dan saya pikir Om Agus bakal pake KLX, jiper dah akhirnya :D Lah ban pake FDR sport XR evo yang agak berasa licin kalo ketemu batu basah, so Sawarna aja dah yang jalannya masih aspal :malus:  *penakut banget dah ya… :D *

18 Februari 2012

"preman" ciantir,hihi
Janjian ketemu sama mas Kusriyanto *temen kuliah, sebenernya ada temen kantor mau ngikut juga tapi karena kuliah jadi batal, next time kita bareng jalan dah mas Agus*  di SPBU 34-15405, Ciputat dan molor karna nanggung subuh dulu lebih enak kali ya, pukul 05.14wib baru jalan dari kosan, pas bener sampai Ciputat Mas Kus lagi ngantri bahan bakar, kelar ngisi speak-sepak bentar, capcus,,, :ngacir Rute berangkat Ciputat - Pamulang - Bogor - Cibadak - Cikidang - Pelabuhan Ratu - Cisolok - Sawarna.

Sampai di salah satu SPBU di Cimanggu kami istirahat sebentar sambil mencari Indomaret+atm+menenangkan diri karna ternyata sebelumnya mas Kus sempat hampir terlibat kecelakaan. Setelah hati tenang perjalanan kami lanjutkan dengan santai, seperti biasa selepas Ciawi mengarah ke Cibadak kemacetan menanti, melipir terus sampai Cibadak. Jalanan sempat agak lengang tapi kami tetap jaga speed gak lebih dari 80kmpj, jalan santai :)


cikidang
Nyaris pukul 09.00wib kami memasuki Cikidang. Oia, selepas belokan arah cikidang sempat ketemu 3 motor berstiker Nusantaride di visor depannya, cuma sempat saling klakson, sepertinya mereka lagi menikmati kelok-kelok jalanan khas Cikidang dan sekitarnya yang sepi, mulus, dan kelak-kelok. Hasrat banci photo mulai muncul ni di sini, berhenti dah istirahat sambil tentunya poto-poto :D


pelabuhan ratu
Sampai di Pelabuhan Ratu perut udah mulai nagih, mending dikasih isi dulu – mampir di RM Padang Minang Sakato *warungnya pas di kiri jalan pas belokan setelah pasar*, sampai di sana sekitar  pukul 09.45wib. Abis ini udah gak catet-catet nyampai Sawarna jam berapa, udah dikit-dikit berhenti photo, kalo gak salah si sekitar jam 12-an masuk Sawarna. *sampai sekarang masih gak abis pikir pantai seindah itu, koq ya jalur masuknya kecil bener*


Numpang makan siang dan photo-photo aja ni di Sawarna :) Lanjut lagi ke arah Bayah, sambil melipir pulang karena pas di Sawarna sempat ngobrol sama bapak-bapak yang punya warung katanya kalo mau ke Jakarta enakan lewat Malingpin – Tangerang – Jakarta.

antara Pelabuhan Ratu dan Sawarna
Sampai di SPBU 34-423.06 istirahat lagi untuk sekedar melemaskan badan dan menghadap kepada Alloh SWT. Ngobrol-ngobrol dengan bapak pengawas SPBU, kembali beliau memberi tahu rute jalan yang enak dilalui dan lebih cepat untuk bisa sampai di Jakarta, katanya lewat Malingpin – Gunung Kencana – Rangkasbitung – Balaraja – Tangerang – Jakarta. *akhirnya memang jalur itu yang kami ikuti*

ciantir
Sambil jalan pulang, kegiatan banci photo tetep dilanjutkan ,haha.. Ada satu tempat yang bener bikin nyesel gak mampir *yang keliatan dari jalan sih* Pantai Pasir Putih, Malingpin –harus bisa kesana lagi ni!


nusantaride @tanjung layar

Keadaan jalur melalui Malingpin – Rangkasbitung – Balaraja jika dibandingkan melalui jalur Cikidang adalah tidak lebih baik X_X banyak jalan dengan tiba-tiba berlubang atau memang jalan bener-bener ancur karena sering dilalui truk-truk besar.  Hujan menemani sepanjang perjalanan dari Gunung Kencana – Rangkasbitung, untung hujan datang pas lagi mampir di alfamart buat rebahan+minum jadi gak sempet kehujanan tanpa rain gear.

Istirahat kembali di Rangkasbitung, SPBU 34-42309, sekalian ngasih minum #redAG kasian tingggal setengah, lanjut sampai Balaraja pukul 22.00wib mampir makan malam, sambil merhatiin jalan ada beberapa rombongan tiger lewat mengarah ke Merak. Perut kenyang, mata udah melek lagi, giliran nyalain GPS ternyata dari tadi udah gak ngecharge dan sekarang matot *sepertinya chargernya yang rusak karena dikosan pake wall charger baik-baik aja* mau gak mau jalan aja seinget dan sekasih taunya penunjuk arah, dan beneran petunjuk arah serpong kelewat dah X_X akhirnya ikutin ke arah Daan Mogot.

Kami memutuskan untuk berpisah di sekitaran Taman Anggrek. Saya sampai Bintaro sekitar pukul 00.30wib 19 Februari  2012. Dilanjutkan ritual biasa, tertidur sepulas-pulasnya

Terima kasih kepada:

1. Alloh SWT, atas kesehatan, kesempatan, dan kelancaran dalam perjalan kali ini,
2. Mas Kusriyanto udah nemenin jalan-jalan,
  
See you next trip

*photo lain ada di Yunan Awaludin Jay - 18/02/2012

Selasa, 14 Februari 2012

RR (kadaluarsa) - Menyentuh Lampung #3

23 Januari 2012

Bangun pagi ni, malu ama Bang Andre,hahaha *pagi koq pukul  06.30wib, eh udah sholat subuh ngebo lagi maksudnya :P Malunya bangun-bangun udah disiapin sarapan nasi goreng, enyak,,,enyak,,enyak,,hihi *makasih Bang Andre* Sarapan, ngobrol, siap-siap badan+motor sekitar pukul 09.00wib meninggalkan rumah Bang Andre menuju Bakauheni, dan kembali mengarungi Selat Sunda pukul 10.54 wib setelah menunggu hampir 30 menit di atas kapal yang terdiam.

Keadaan ombak selama penyeberangan cukup besar, “goyangan” kapal cukup terasa sampai akhirnya membawa korban. Silvester sempat ambruk sampai  2 kali *berdasar info penumpang lain yang melihat+membangunkan Silvester* tetapi kami justru tidak mengetahui prosesi ambruknya Sylvester menimpa red.AG.


Penyeberangan lebih kurang pukul 14.00wib sampailah kami di Pelabuhan Merak dengan oleh-oleh penyok di tanki Silvester sementara red.AG sempat malas untuk kembali mengaum+sedikit aneh dengan stangnya. Cek ricek sebentar akhirnya perjalanan kami lanjutkan sambil mencari makan siang. Diputuskan untuk mampir di McD Ramayana Cilegon.  Setelah perut kenyang, perjalanan kami lanjutkan dengan sekali istirahat di pom bensin *pom bensin mana saya lupa+gak foto udah gak terlalu konsen, pengin pulang dan rebahan. :D* yang jelas orang di sana ramah-ramah, dan obrolannyea bikin capek cukup terhilangkan :)

Memasuki wilayah Serpong menjelang maghrib, dan kami berpisah untuk saya menuju Bintaro. Sekitar pukul 19.00 WIB saya sampai kos dan langsung tergeletak lemas :D

Terima kasih kepada:
1.       
1. Alloh SWT, atas kesehatan, kesempatan, dan kelancaran dalam perjalan kali ini,
2. om Reza, atas ajakan dan bimbingannya,
3. bang Andre, atas keramahannya :)
4. rekan-rekan HTML Depok + HTML Lampung + HTLC, atas sambutan dan keramahannya :)

see you next trip :)
*moga-moga Maret bisa ikut gathering Nusantaride di Danau Ranau

RR (kadaluarsa) - Menyentuh Lampung #2

22 Januari 2012

Guten morgen,,,

Sudah siang sepertinya ketika saya bangun, entah jam berapa,  lupa,,, Pokoknya bangun udah ada nasi goreng+kopi di meja aja,,, Hajar!!!!


Kelar makan keluar villa, subhanalloh,,,, keren mas bro,,,  saatnya turun tanah menuju danau yang pas di depan villa & photo-photo *pinter banget rekan-rekan HTLC milih penginapan* :)  Tak terasa hari mulai beranjak siang, kami pun bersiap untuk kembali menuju Ibu Kota.


Rencana kembali ke Jakarta molor sampai pukul 11.00wib, dan kami ikut bersama rombongan rekan-rekan HTML Klotur 1 yang hendak menuju Bandar Lampung untuk menghadiri talkshow Radio. Rute yang dilalui adalah Danau ranau - Liwa - Fajar Bulan - Bukit Kemuning - Kotabumi - Bandar Jaya - Tegineneng - Natar - Rajabasa - Tanjung Karang. Jalanannya mulus maknyus, berkelok-kelok dan sepi, sayang banyak kerikil.
Selama perjalanan ini Klotur 1 pun terpecah menjadi 2 kelompok setelah melewati daerah Simpang Gadih. Pada gatel liat jalanan mulus sepertinya, wakakaka


Klotur 1, kelompok 2 (Om Henji, Om Ery, Om Deny, Om Reza, dan saya) sempat berisitirahat dan ngobrol-ngobrol bersama bapak-bapak di wilayah Lampung Tengah. Sambil istirahat iseng-iseng liatin motor, eh ternyata bracket patah. Saya dan Om Reza memutuskan untuk mencari tukang las terlebih dahulu dan mempersilahkan rekan-rekan HTML untuk melanjutkan perjalanan terlebih dahulu.


Berjalan sedikit lambat dan bertanya kepada beberapa orang akhirnya ketemu tukang las, bersyukur banget ni karena sebelumnya tempat las kebanyakan tutup dikarenakan sudah sore dan kebetulan itu hari Minggu.  Sambil proses mengelas, ngobrol-ngobrol dan minum kopi  *om reza aja, saya gak doyan :P  Suasana langit sore makin menggelap dipenuhi awan hitam, dan datanglah hujan bertepatan dengan selesainya prosesi ngelasisasi. Rainsuit disiapkan dan kami kembali menuju tujuan berikutnya, Bakauheni.


Sempat terhenti sebelum memasuki wilayah Bandar Lampung untuk cek ulang posisi bracket saya +lampu depan Om Reza yang goyang, ternyata baut base plate kurang pas masangnya. Di pom bensin tempat kami berhenti , kami dibantu mas bro *hadeh saya lupa namanya maaf bro X_X*  asal Bandar Lampung yang baru saja melakukan perjalanan dari Palembang bersama istri tercinta (gini ni yang saya pengin :D ).

Perjalanan kami lanjutkan, sempat berhenti ketika hendak keluar dari Bandar Lampung untuk melepaskan jas hujan karena keadaan sudah reda dan mulai berasa gerah. Sekital pukul 21.00wib kami sampai di wilayah Bakauheni. Om reza coba menghubungi Bang Andre (saya panggil “Bang” deh, kasian nahan-nahan dipanggil “Om”,wakakaka) ternyata diantara kami terjadi miskomunikasi, lokasi Bang Andre menunggu sudah terlewat 20km,hahaha Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke lokasi Bang Andre, ternyata kediaman Bang Andre ada tepat disamping jalan litas :D oia, selama dalam perjalanan dari Bandar Lampung – Bakauheni sempat bertemu satu daerah yangsaya merasa sayah karena banyak orang dipinggir jalan bawa-bawa parang, ternyata saat kami melintas tengah terjadi sedikit ketegangan antar warga. *telah dikonfirmasi oleh Bang Andre bahwa kondisi saat ini sudah kondusif kembali (y)

Agenda utama di kediaman Bang Andre, mengakrabkan diri  a.k.a ngobrol-ngobrol tentang nusantaride, Ranau, lokasi-lokasi cantik disekitaran Lampung, etc *sensored* :D Waktu semakin malam, kami keluar sebentar mencari makan malam karena perut sudah nagih. Akhirnya kami putuskan untuk mohon ijin menginap di rumah Bang Andre mengingat kedaan badan saya yang mulai nagih istirahat, neparisasi sampai pagi,,, Zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz  (=|
__

RR (kadaluarsa) - Menyentuh Lampung #1

Berawal dari ajakan Om Reza buat jalan-jalan ke Danau Ranau (katanya mau survey buat acara Gathering Nusantaride) akhirnya tanggal 21 Februari 2012 bersiap menuju Lampung.
__

21 Januari 2012

Janjian dengan Om Reza di Giant Melati Mas Residence sekitar pukul 05.00 wib tapi akhirnya jadi molor sampai  pukul 06.00 wib karena saya bangun kesiangan :D *maaf om :)

Lanjut langsung menuju Merak, jalurnya bener saya gak ngerti cuma ngikutin apa kata GPS-nya Om Reza :D Perjalanan dari Serpong menuju Merak cukup lancar walaupun beberapa kali ketemu dengan kemacetan pasar khas suasana pagi hari, dan ada satu hal yang saya merasa “salut”  pengendara sepeda motor di beberapa daerah yang dilewati menuju arah Merak adalah kelakuan mereka kaya punya nyawa  9. :P


Sekitar pukul 08.50 – kami sampai di Pelabuhan Merak, setalah membayar biaya kapal senilai rp32.500 kami langsung naik ke Kapal Dharma Ferri iX di Dermaga V. Ternyata kapal sedang mengisi bahan bakar proses tunggu menunggu  hampir 1 (satu) jam baru kapal berangkat (X_X) untung ruangan di dalam kapal AC.

 

Setelah selama kurang lebih 2 pukul terombang-ambing di lautan selat Sunda akhirnya pukul 11.45 kami menyentuh tanah Sumatera *akhirnya bisa juga sampai pulau sebelah :P (maklumlah baru pertama :D ). Request pertama kepada Om Reza setelah sampai pelabuhan adalah makan karena dari pagi saya belum sarapan, roti yang sudah dibeli pun gak dibawa, dan di kapal cuma makan pop mie yang mahal ampun. (X_X) Kami makan siang di warung makan bernama “Mbo’ Tumpoex” yang masih berada di sekitaran wilayah Bakauheni (kalo kata ibu-ibu warungnya si daerah Way Apus, CMIIW) – lokasinya di seberang kantor cabang unit pembanti BRI unit Bakauheni). Sambil makan, Om Reza coba menghubungi Om Andre namun beliau sepertinya sedang sibuk dan akhirnya kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandar Lampung.


Sebelum memasuki Bandar Lampung kami sempat beristirahat di Pom Bensin 24.354.60.24, disana sempat bertemu dengan pengendara motor dari Depok (kalo ndak salah si) yang hendak menuju  Bandar Lampung.
Puas beristirahat dan ngobrol perjalanan kami lanjutkan menuju daerah Bandar Lampung. Perjalanan sampai saat itu lancar jaya, dan jalanan cenderung kosong sehingga saya cukup kewalahan ngejar-ngejar “Silvester” *kata Om Reza masih nyantai*.  Sekitar pukul 16.00 kami mampir di Alfamart A. Yani di daerah Pringsewu untuk melepas dahaga dan melemaskan badan sambil memperkirakan kira-kira pukul brapa kami akan mencapai Danau Ranau.  Tak selang berapa lama perjalanan kami lanjutkan, dan kembali beristirahat di sebuah jembatan di wilayah Tanggamus sambil berfoto ria :)


Rute perjalanan selanjutnya akan memasuki daerah Sedayu dan Kawasan Bukit Barisan yang penuh dengan jalan berkelok tetapi pemandangan yang ada membuat kita terbelalak *jiah,,lama ndak denger kata-kata ini :P * tapi keadaan jalanan dan lobangnya juga maknyus :D

Sekitar waktu maghrib kami sampai di daerah Bengkunat dan memutuskan untuk beristirahat  di salah satu warung yang ternyata di sana sedang beristirahat rekan-rekan dari HTML Depok *sama-sama dari Jakarta ketemunya malah di Lampung* wakakaka,, Om reza sempat melakukan rechecking terhadap motor beliau dan ternyata terjadi sedikit “masalah” di peninggi shock belakang yang lepas dari pegasnya. Masalah ternyata masih bisa diselesaikan oleh Om Reza *tau dah ni kalo saya yang begini, nginep di warung ntu kali :D *

Setelah ritual beberes shock belakang terselesaikan, ngobrol-ngobrol dan ngopi-ngopi bareng rekan-rekan HTML Depok menawarkan untuk melanjutkan perjalanan bersama karena tujuan kami yang sama yakni Danau Ranau.

Lebih kurang pukul 08.00 perjalanan kami lanjutkan mengikuti ritme dan route yang telah direncanakan rekan-rekan HTML Depok.  Beberapa saat riding sampailah kami di pom bensin yang ternyata telah menanti sist Bibin, seorang Lady Biker HTML. Pertama saya pikir yang jemput rombongan suaminya, secara tigernya segedhe gaban+full box, eh ternyata riding sendirian beliaunya. :MATABELO:
Perjalanan lanjut dengan voojrider sist Bibin yang beliau bilang mau pelan-pelan, dan hasilnya saya keteteran ama kecepatan dan lobang-lobang dijalanannya.. *begini dibilang pelan,, :tepokjidat 

Istirahat lagi di kediaman sist Bibin, menikmati makan malam dan segelas teh hangat, sambil bercanda cukup mengembalikan semangat dari kengantukan yang mulai melanda. Kami lanjut diantar ke Liwa… 

Memasuki Liwa rombongan disalip beberapa rider, yang awalnya saya berpikir “kenceng-kenceng” bener ini rider, ternyata eh ternyata mereka rekan-rekan HTLC (Honda Tiger Lambar Community) yang telah menunggu dari siang.  Minuman hangat di Liwa itu berasa macam obor dikegelapan, uenak tenan,, (y)
Lepas bercengkrama bersama dan menghangatkan diri, rekan-rekan HTLC mengantarkan menuju Danau Ranau. Sampai di ranau sekitar pukul 01.15WIB -  22 Januari 2012
Lanjut,,, Tidoooor,,, :P
__